Edisi kali ini penulis mengajak kita untuk berfikir
sedikit “gila” untuk sebuah kata atau benda yang nanti ketika ia disebut, atau
ketika ia ada ditangan kita barulah kita merasakan bahwa benda ini ada, yaitu
BANTAL.
Ada hal yang mengusik ketika kita berfikir tentang
siapa orang pertama yang menciptakan BANTAL, kenapa BANTAL diciptakan, dan
kenapa kepala ini perlu BANTAL ketika kita tidur ?, pertanyaan gila, yang juga
tak ada jawabannya…….
BANTAL benda yang memang unik dan aneh, yang mampu menyenangkan
pemiliknya ketika kepala sudah disandarkan pada BANTAL, BANTAL benda yang
paling setia, hampir setiap harinya semua orang pasti akan bersentuhan dengan
BANTAL, jangankan disaat hidup, mati sekalipun orang juga masih menggunakan
BANTAL sambil menunggu proses pengurusan jenazah selanjutnya. Sangking setianya
BANTAL tidak pernah “mengeluh” ketika empunya setiap malam menumpahkan liurnya
ke BANTAL, ibarat Lumpur lapindo, atau siempunya mengirim “banjir kiriman” ke
BANTAL ketika ia sedih, stress, atau jengkel akan sesuatu, ada begitu banyak
orang menumpahkan air matanya ke BANTAL, menangis sepuasnya tanpa peduli,
sekali lagi BANTAL “menerima banjir kiriman” dari sang majikannya, bantal juga
bahkan biasa menjadi bulan-bulanan sang majikannya, ketika sang majikan lagi
marah, kesal, stress, tak jarang BANTAL pun menjadi sasarannya, BANTAL
dipukulnya sampai puas, BANTAL dibanting, BANTAL dilempar, lagi – lagi bantal
masih tetap setia menunggu sampai sang majikan kecapean dan mengantarnya tidur
lelap dengan kepala dilapisi BANTAL, BANTAL yang tadinya ia lempar, ia pukul,
yang ia banting tapi kali ini BANTAL itu pula yang kemudian mengantar sang
majikan kealam mimpi, mimpi indah atau mimpi buruk yang bisa jadi ketika sang
majikannya bangun menjadi kenyataan.
Kesetiaan BANTAL memang patut diacungi jempol, walaupun
tidak perlu menjadi teladan buat kita, yang lebih asyik disoroti adalah
perilaku sang majikan BANTAL yang begitu hebat dihadapan benda yang tidak
hebat,begitu pintar didepan benda yang tidak pintar, begitu kuat didepan benda
yang tidak kuat, sehingga ketika suatu waktu ketika ia berhadapan dengan
komunitas yang lebih hebat, lebih pintar, lebih kuat, lebih punya kewenangan,
maka sang majikan akan menjadi sosok bermental BANTAL.


0 komentar:
Posting Komentar